Lalu selama ini saya tinggal di mana? Di dunia lain?

Sudah beberapa teman menanyakan pada saya pertanyaan yang sama. Pertanyaan itu muncul saat saya:

  1. Duduk di kantin sambil makan soto Makasar.
  2. Duduk di selasar C, sambil ribet nulis jadwal pengumpulan hard cover skripsi kadang ribet sms atau facebook-an via HP
  3. MSN atau YM terdekat pas malem-malem nggak jelas.

Pertanyaan yang diajukan adalah:

” Evelyn, enak ya sudah sidang, dapet bagus, lalu mau ngapain nie kedepannya?”


Dengan santai dan tegas namun pasti saya menjawab:

” Nggak tau…” * sambil nyegir terkadang memberikan tawa lebar yang ampuh.


Lalu pertanyaan lanjutan yang nggak kalah menakutkan muncul:

” Trus…gimana…nggak mau nikah nie? Nggak kerja?”


Dengan santai dan tegas namun pasti saya menjawab:

” Nikah? Kayaknya nggak deh…Kalo kerja…pasti dong…”


Lalu pertanyaan lanjutan yang nggak kalah menakutkan muncul lagi:

” Lho memang sudah tau mau kerja apa?”


Masih dengan santai dan tegas namun pasti saya menjawab:

” Belum….” Kembali nyengir….


Taukah anda bila saya mengidap penyakit ketidaktahuan yang akut mengenai masa depan saya? Mau jadi apa saya nanti, mau kerja apa dan dimana, kerjanya seperti apa dan bla…bla…bla…

Taukah anda bahwa penyakit ini sangat mematikan dan tidak ada obatnya kecuali diri sendiri yang sadar benar akan apa yang diperbuat dan direncanakan?

Taukah anda bahwa saya…asli tidak mengetahui jawaban akan hal itu dan hal ini baru pertama kali terjadi pada hidup saya.

Bayangkan saja…dulu waktu di tanya saya akan melanjutkan ke SMA mana, dengan jelas saya berkata bahwa SMA Santa Maria menjadi prioritas utama. Waktu ditanya akan kuliah di mana dan menjadi apa * padahal itu masih kelas 1 SMA*, dengan tegas saya menjawab akan kuliah di Universitas Kristen Petra ambil komunikasi.

Tapi…leher tercekat saat pertanyaan yang saya tulis diatas dilontarkan dengan begitu enteng dari sesama mahasiswa yang saya yakin mereka juga akan pusing tujuh keliling jika ditanya hal yang sama.

Rencanya sie ada…tapi… asli…saya nggak tau akan pergi ke mana. Layaknya orang mau liburan ke Bali tapi nggak tau kapan mau berangkat, naik apa, nginep dimana, trus kalo sudah sampai disana mau ngapain. Di otak yang ada hanya tulisan BLANK yang berkedip kedip seperti lampu EXIT yang kehabisan listrik.

Satu-satunya jalan adalah saya mencoba menekatkan diri melamar di mana-mana…lalu menunggu hasilnya. Kebanyakan lamaran yang saya masukin justru 100% bertolak belakang dengan jurusan saya. Idealisme saya untuk mencari kerja yang sesuai dengan jurusan, rontok begitu saja. *hari gini pake idealisme?


Saya yakin bukan cuman saya saja yang kehilangan arah seperti anak yang nangis karena kehilangan ibunya di suatu mall besar. Tidak ada pertolongan, yang ada hanya tatapan yang mengasihani namun tetap saja tidak mendapatkan pertolongan.

Nah…kalo boleh ngasih saran nie…kalau boleh….kan hanya saran…:

Tentuin dari jauh hari…kita mau kerja apaan… Jangan pas sudah kelar baru ribet mikirinnya…


Tapi masalahnya….kita saja suka bingung nentuin mau pake baju apa hari ini, mau makan apa, mau pergi kemana dan sama siapa, ini kok malah nentuin mau kerja apa dari jauh hari. * hayo ngaku siapa yang susah ngambil keputusan seperti itu.


Kalau itu kita lakukan dan akhirnya kita sudah bekerja sambil kuliah maka kalimat dalam iklan rokok muncul:

” Enakan mana kerja dulu atau kuliah dulu…?!”


Nah lu…mampus nggak….

Apakah ini yang disebut oleh para senior sebagai sambutan di dunia antah berantah yang sesungguhnya…?!


Kayaknya saya memang sudah menginjak fase tersebut dan mulai mencamkan kata ” Selamat datang di dunia yang sebenarnya”


Lalu selama ini saya tinggal dimana? Di dunia hantu? Hua……………………..


*saat postingan ini diturunkan sang penulis masih terus mencari kerja dan kejelasan masa depan yang masi kabur seperti TV yang kesemutan.

5 thoughts on “Lalu selama ini saya tinggal di mana? Di dunia lain?

  1. se7en_pearl says:

    wkwkwkwkwkkwk…….
    emank yach,kalo dikasih pertanyaan geto,gk tao musti jawab apa lage dech…
    mungkin mksdnya selamet dateng di dunia yg penuh dg perjuangan kale yach…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s