Indonesian Idol 2008,Kontes Nyanyi apa Kontes Jualan Kisah Hidup?

Lupakan masalah Artatalita atau pembunuh berantai Ryan yang nggak jelas suka laki atau perempuan atau dua-duanya. STOP disini buat kamu yang males baca postingan panjang atau lanjut buat kamu yang siap emosi dan kram otak!!! Keputusan ditanggung penumpang, kendali di tangan anda. Jika mengalami gangguan selama pembacaan posting, segera ambil mouse dan click tanda back di layar komputer anda.

Tak akan ada tangisan dan air mata…
Karena perjuangan yang tlah dilewati semua…
Jadikan kami idola,
Indonesia…

Ok, memang kemarin adalah malam final result show who will be the next Indonesian Idol. Keputusan yang sudah keluar adalah ARIS-Sang Pengamen memenangkan kejuaraan kontes menyanyi yang katanya ” paling bergengsi di Indonesia”

Berkata mengenai selera memang berbeda, memang tiap orang boleh memiliki jagoannya sendiri. Sayapun juga begitu, sayang kandas sebelum masuk tiga besar dan satunya lagi hampir mendapatkan posisi seorang idol. Tapi apakah kutipan lagu diatas masih layak dinyanyikan peserta Indonesian Idol tahun depan? Rasanya anda sendiri yang memilih anda sendiri yang menentukan.

Secara diri saya adalah seorang mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi, memilih, menilik dan melihat apa yang terjadi selama Indonesian Idol Lima dari mulai audisi hingga final kemarin selaku pemirsa berikut analisis saya:

Tak akan ada tangisan dan air mata…
Karena perjuangan yang tlah dilewati semua…
Jadikan kami idola,
Indonesia…

Hanya sebagai lagu yang easy listening tapi tidak pantas lagi untuk dinyanyikan sebagai lagu themes acara ini. Kenapa?
Karena semua kisah hidup, tumplek blek, digeber habis-habisan selama audisi hingga final. *ini acara kontes nyanyi apa kontes jual kisah hidup?* Ada yang berprofesi sebagai anak tukang tani, ada yang mamanya di penjara karena diduga membunuh, ada yang seorang pengamen yang sudah memiliki seorang anak dan istri dan pada saat audisi membuat sang Diva- Titi DJ menangis sampai segitunya, ada yang sebagai wedding singer dan membiayai keluarga.
Video itu sengaja dibuat untuk promosi mereka, diputar berulang-ulang sehingga membuat masyarakat bukan memilih berdasarkan abillity, atitude dan kharisma seorang bintang tapi memilih berdasarkan kisah mana yang membuat mereka menjadi bersimpati dan empati. Inilah yang dibuat oleh media alias televisi sebagai medium ditayangkannya I.Idol. Teori ini disebut teori Kultivasi yang ditemukan oleh George Gerbner. Dimana media melalui medium televisi dalam hal ini Indonesia Idol mendoktrin konsepsi pemirsanya mengenai raelitas sosial yang ada disekelilingnya melali kisah hidup yang ditampilkan lewat video-video tersebut dimana diberikan secara terus – menerus, secara tersamar atau tidak yang telah membentuk persepsi individu/audiens dalam memahami realitas, sosial.

Sebenernya ini kontes nyanyi atau apa?

Kayaknya lirik tak ada tangisan dan air mata kudu diganti deh, kalau males ya konsep acaranya yang kudu diganti.

Fungsi Judges:

Apa fungsi para juri dalam acara ini?
Beri komen, masukan dan lain-lain sampai nangis-nangis segala dari awal.?! Atau ada fungsi lainnya? Harusnya mereka yang jadi juri nggak boleh subyektif tetapi harus fair dan objektif. Mana Simon Cowelnya Indonesia?
Juri Indonesia gimana?
Waduh…kalau ini mah tahun ini sama lagi, subyektif! Memang tidak salah sih, subyektifitas adalah bawaan manusia yang sudah ada sejak lahir. Tapi…harus tahu dong kapan dipakai kapan nggaknya.
Nah kalau Titi DJ, beda dia memakainya saat menjadi seorang juri. Ini nie yang nggak boleh. Belum apa-apa saat audisi aja sudah berlinang airmata sampai segitunya. Belum apa-apa sudah walkout dan jarang memberikan komentar pada peserta yang di walkoutin saat audisi itu. Jadi keinget sama Idol jamannya Ihksan! Belum apa-apa sudah ngajak dia kemall belikan dia baju.
Hal yang seperti ini nie yang membuat orang menjadi kepincut dari awal dengan tokoh yang sudah dari awal digandrungi sama sang juri!
Betul tidak? * menggunakan aksen a’a gim*

Gelar selain Idol:

Rini Idol, Mike Idol, kapan jadi Evelyn Idol pakai titik nggak pakai koma.
Kalau pakai koma ya seperti ini:  Aris Idol-Pengamen. Delon Idol-Sales Spring Bed. Ihksan Idol- Anak Tukang Becak.
Nah males kan kalau punya embel-embel gitu. Kalau saya lebih milih embel-embel: Evelyn Pratiwi Yusuf, S.Sos. lebih membanggakan dan tidak perlu menjual kisah hidup.
Kapan punya Idol yang kualitas international tanpa ada embel-embel dramatisirnya atau side job yang lain.

Kriteria seorang pemenang Idol:

Satu Harus punya teknik
Dua Bisa bahasa Inggris.
Tiga Dibanggakan dengan suara berkarakter.
Empat Harus punya atitude yang baik. Apakah Idol kita selain Mike punya empat kriteria itu?
Aha…anda yang memilih anda yang menentukan. Coba liat saja sang Aris saat tadi malam nyanyi Numb. Hihihihihihihihi…😆

Nah Teori Jarum Hipodermik berlaku di acara ini:
Apa si teori Jarum Hipodermik?

Teori ini mengemukakan kekuatan media yang begitu dahsyat hingga bisa memegang kendali pikiran khalayak yang pasif tak berdaya. Kekuatan media yang mempengaruhi khalayak ini beroperasi seperti jarum suntik, tidak kelihatan namun berefek. Nah acara ini menerapkan ini teori.
Semua pada bangga kalau Aris yang notabene adalah pengamen mampu menjadi seorang Idol. Tiap MC menanyakan pada suporternya, semua pada menjawab: “Aris kamu membuat para pengamen bangga!”
Wah ini nie..yang bahaya. Hidup di Indonesia sudah semakin sulit lantas apakah nanti pekerjaan menjadi seorang pengamen adalah pekerjaan yang membanggakan? Bukan berarti saya menghina pengamen lho ya. Nanti banyak orang Indonesia yang bukannya naik jabatan tapi malah pindah profesi supaya bisa sesukses Aris yang notabene hanya seorang pengamen.
Bisa-bisa jalanan tidak lagi penuh dengan pengguna motor aja tapi para pengamen yang menyanyikan lagunya ST 12.

Sudah lah cukup sekian analisisnya.
Nanti kalau ada tambah-tambah maybe tahun depan kali ya kalau saya tidak jadi salah seorang finalisnya.

Who is the real winner of Indonesian Idol?

Sudah saatnya kita bisa menjadi orang yang dapat menentukan secara bijak siapa yang pantas dan membawa nama bangsa seperti sebijak saat memilih Mike mewakili Indonesia di ajang Asia Idol.
Selera boleh beda, media boleh sangat kuat dalam menyampaikan apa yang dimau, tapi kita sebagai pemirsa adalah sang penentu.
Kita yang memilih, kita yang menentukan!

47 thoughts on “Indonesian Idol 2008,Kontes Nyanyi apa Kontes Jualan Kisah Hidup?

  1. Dimas says:

    ah daku tak melihat malam finalnya! tapi namanya indonesia, ya mau gak mau, kisah hidup lebih menjual daripada teknik menyanyi yang aduhai😦

  2. aRuL says:

    semua orang punya selera… sy jagokan aris karena suaranya berkarakter. Tapi kali ini sy melihatnya ada sisi suara menjadi patokan koq… walau ada drama kehidupan tapi tetap aja kualitas sy liat masih di atas😀

  3. evelynpy says:

    @Angri:
    Iya apa kata dunia?
    Spelling some aja jadi aneh…
    Hihihihihih😆

    @Indonesia Idol:
    Anda benar sekali!
    Bener…
    Setubuh!

    @Jimmy:
    Ya lumayan, masih ada yang mau baca sampai habis dan setuju pula dalam semuanya!😉

    @Dimas:
    Iya, bener..
    Inilah kebudayaan menonton TV versi orang Indonesia.😦

    @Arul:
    Oh benarkah sisi kualitas masih diatas?
    Yakin nie…
    Nggak ngeles nie kalau dirimu sudah terpengaruh perbuatan media dari awal?😉

    @Kucluk:
    Kalau nggak gitu nggak laku kan?

    @Munggur:
    Ya semua sesuai selera mas…

  4. sujud says:

    Buset, udah cape bacanya ternyata cuma pemikiran orang yg sinis!!!! yang begini neh , kalo ada kerusuhan pasti ikut ngejarah!! kasihan banget sih lu, punya talent buat nulis tapi buat tulisan yg bikin gw mules… udah ah.. boker dulu ya gw….

    brot..brott…brotttt

  5. mikearmand says:

    Wew beratttt

    Eniwei jelas sekali kalau indo idol itu menjual mimpi. Mimpi seorang pengamen ga jelas yg tiba2 jadi ‘idola’ indonesia yang nantinya akan berakhir jadi pemain sinetron atau bintang iklan atau simply ‘idol’ yang hanya tmapil di RCTI atau acara2 idol.

    Yang aku salut adalah artikel di Jawa Pos hari minggu yang jelas2 membela Gisel dan sekaligus mengkritik fenomena ‘belas kasihan’ di televisi (padahal seharsunya media massa tidak boleh memihak bukan ?? wkwkwkwk)

    Satu pesan buat RCTI : KEMBALIKAN PULSAKUUUU !!!!!

  6. Icha says:

    wow… ga salah nih masuk ilkom.wakkakakak.. semangat banget..wakakk.. setuju! ga cuman indonesian idol, semua idol2 di indo kayaknya gitu deh cara penilaiannya, coba tengok idola cilik.

    no offense.

  7. Tigis says:

    Kyknya yg namanya reality show yg ngandelin dukungan pemirsa emang harus begitu arahnya. Pemirsa mana ada yg ngerti bener2x teknik vokal. Apalagi bhs inggris. Kalo kontesnya model Grammy Awards baru semua hal2x teknis dipertimbangkan. Tp kalo uda reality show dgn pemegang kendali pemirsa, yah mau ga mau memang bakal ada faktor emosionalnya. Sama spt Simon Cowell sering bilang, buat menang kontes American Idol kontestan hrs punya yg namanya like-ability (bener ga gue nulisnya yah..hehe). Vokal bagus tp ga berhasil memancing simpati pemirsa ya bakal gugur. Apalagi kalo tampilannya judes/sombong/dan sejenisnya. Bakal ancur deh…hehe…

    btw, nama kamu bagus yah. Evelyn Pratiwi Yusuf. Cool🙂

  8. Djiwenk says:

    menurut aku aris belum siap untuk menjadi idola
    walaupun suaranya berkarakter tapi..
    etika aris masih jauh dari seorang idol
    sory…. UNTUK PENDUKUNG ARIS..JANGAN MARAH YA..
    mungkin aris harus banyak belajar
    baik masalah etika ataupun bahasa asing…

  9. evelynpy says:

    @ SUJUD:
    KALAU SUDI MAMPIR BLOG INI LAGI.
    satu saran buat anda adalah, bedakan mana tulisan dengan menggunakan teori atau tidak baru setelah itu membuat komentar.🙂

    @Mike:
    Hahahaha…habis berapa memangnya Mike?
    10 ribu lebih kah?😆

    @Icha:
    Iya memang media seperti itu kalau tidak itu tidak menjual tapi sekali lagi kita harus bisa jadi orang smart yang bisa menyetir kemauan media🙂

    @Tigis:
    Iya..nama aku memang bagus.
    BTW simon kan nggak seperti Titi Dj yang dari awal sudah curang!

    @ Djiwenk:
    Betul, aku setuju banget sama kamu!🙂
    Untuk mewakili Indonesia memang banyak yang harus diperbaiki oleh nya.🙂

  10. Riri Audiya says:

    ahh. saya ga begitu peduli dengan mewakili indonesia ke asian idol lah.
    toh, waktu aris nyanyi, saya udah merasa terhibur.

    tp indonesian idol masih lebih bagus daripada acara mama-mamaan..

  11. Jess says:

    Hai kakak… Hehe… Btw, lmyn lucu nih pas liat Numb nya Aris sama Rini… Menurut saya liriknya rada aneh dan ancur di Aris… Kalo Rini sih masih mgkn kalo bisa Inggris, paling ga bisa nyanyi Inggris lah ya… Wkt dulu saya ingat Rini nyanyi Emotion nya Mariah Carey sama Because You Loved Me nya Celine Dion…

    Tapi saya kok merasa kontes ini semakin jebot saja ya… Kalau diliat para orang Amrik gimana nih…

  12. naki says:

    asli .. kalo gw sihh yaa paling males dehh nOntonin acara2 kaya bginih , american idOl juga males

    tapi ntah napa , yang seasOn AI ini gw ikutin , bagus , yang menang pun emang pantes buat menang

    kalo indOnesia idol …. yahh gitu dehhh … biasanya finalis cOwo2-nya itu yang backgroundnya dari orang nda mampu , sedangkan cewe2nya justru kebAlikannya

    tipical sekali

  13. Bento says:

    Hasil akhir telah kita ketahui kalau ARIS lah pemenangnya !
    klo kalian BIJAK, HARUSNYA memberi masukan pada aris atau manajemenx untuk menutup kekurangan2 aris dlm menghadapi event lanjutan. bukan spt ini..(menghujat secara tdk langsung dgn teori2 yg tdk bisa merubah pemenang i.idol 5).
    atau kalian berharap, dengan membaca tulisan ini tiba2 aris digugurkan dan gisel lah pemenangnya ?
    heheheeee…aku yakin ini bukan masalah GENDER kan ?
    Salam…!
    -PAPUA BERGEMA-

  14. yustine says:

    hai eve… kritikmu memang pedas n to the point spt biasa hahaha…

    yah, saya setuju sama jess klo indo idol emang makin jeblok… secara aq ya ngikutin amrik idol… yg malah banyak yg bagus jd bingung milih…. pas indo idol th ini aq aja mpe kaget lo, ky gini tah finalis2e??? ga ada sg menonjol blas… biasa2 aja… rs nya finalis2 yg menurutku potensial alias ga cuma pny suara bagus tp penampilannya atraktif mala ga masuk final blas…

    hem… scr suara emang mike plg bagus sejauh ini, tp penampilane mbosenii…. jd ga heran jg klo orang2 mending liat yg punya tampang lebih ato kisah dramatis drpd yg suara bener2 Ok… slaen mike, mnrtku judika, ghea, nobo atao joy itu jg bagus loh…. menurutku paling apik ya joy… setelah dia kok kayanya ga ada yg menonjol di indo idol…

    klo aris sih, ya gimana ya ga nyalahin juga wog dia ga tamat smp… jd bhs iggris kacau ya maklum, cm kok ya mekso nyanyi inggris… emang kita ga bole pesimis n rendah diri tp mbok ya sadar diri…. =p.. klo emang kurang ya dilatih dulu smp seperfect mungkin br show up hehe…

    jd slaen teori2 di atas kynya km jg udah tau kultur masyarakat kita ky gmn…. bisnis TV y gt ya to chjenk.. buktinya aja sms voting bayar 2000, di amrik kan tarif normal… jd klo mau bener2 kita yg menentukan…. harusnya tarif normal ae ta gratis gt loh hahhaa… n ga bole banyak2an…. tp cm bole dr 1 nomer… tp di lain pihak, itu mematikan bisnis2 yg lain… jadi gimana yach? km tau sendiri lah jawabannya hehe….

  15. aminsubandi says:

    Wah wah…. tajem banget bahasannya, setajam pemes, pemes apaan tuh? (Pisau silet – bhs jawa) ampun deh…. tapi, menurut akusih.., acara Indonesian Idol masih lebih oke ketimbang acara2 nyanyi yang lain, kalo mreka menjadikan kisah sedih jd senjata ampuh, gak masalahlah, itukan masih cocok jg dengan tag mreka yang “from Zero to Hero”, bagiku, idol lebih baik ktimbang acara2 nyanyi di tivi memang untuk anda, yang ituloh yang udah SMA masih dibayangi ma Mamanya, tapi yang paling sebelsih juri Votenya yang ampe ratusan, males bgtkan? yang lebih males lagi, jam tayangnya yang emang nguras waktu n tenaga… oia, kita tunggudeh apa idol slanjutnya ada yang bertaraf internacional, mungkin anda evelyn? atau saya? hehe….

  16. rilham2new says:

    Posting BLOG kayak gini sih mendefinisikannya gampang sekali … seolah BARISAN SAKIT HATI. Mbak Evelyn umurnya berapa ???? Kali aja udah ketuaan jadi udah gak cocok lagi nonton Idol … Nonton tembang kenangan gih … Ciri-ciri seseorang semakin tua salah satunya adalah semakin susah untuk “klik” dengan musik anak muda masa kini.

  17. rilham2new says:

    Jangan lupa kalau MIKE adalah IDOL bersuara emas namun kurang populer … Penampilan di layar kaca dan OFF-AIR shownya jauh sekali di bawah Idol underdog seperti IHSAN dan DELON. Indonesian Idol is POPULARITY CONTEST. U cant prove that u are popular. So, please let yourself go to hell. Hal ini sudah diprediksi manajemen Indonesian Idol (dari rating AC NIELSEN) sudah bisa kebaca kelompok usia yang menyaksikan IDOL. Tentu saja hal ini menjadi perhitungan RCTI dengan sedemikian rupa. Walaupun, SMS plays a lot … AJI bersuara emas, berpendukung banyak, basis fans kuat. Terbukti keluar di TOP 4. Ketika sudah masuk ke tahapan 3 dan 4 besar … Baik ARIS maupun GISEL sudah tidak lagi menunjukkan image “orang kasihan pada mereka” … karena talenta mereka bener2 keluar di sini. Jadi tolong jangan salah paham. Saya mendukung ARIS , karena dia TALENTED. That’s it …. SUARA BAGUS KARENA TEKNIK , contoh JOY .. untuk apa ??? Untuk menjadi sombong dan keluar IDOL ??? Atau untuk menjadi MIKE … yang seperti IDOL sekali pakai untuk keluar di ASIAN IDOL dan acara perayaan natal di TV ??? TALENTED means not ONLY TECHNIQUE, tapi juga KARAKTER. …. By, this … I’m supporting ARIS, GISEL, AJI, .. well not PATUDU (bagusnya nih orang ke laut aja ..).

  18. evelynpy says:

    Terimakasih atas komen yang sudah diberikan terhadap postingan ini.
    Sekali lagi kalau saya baca kembali komentar-komentar di atas atau yang sudah masuk saya perlu klarifikasi kalau postingan ini saya buat bukan karena saya tidak suka akan ARIS sebagai the winner of Indonesian Idol, tapi saya lebih menganalisis acaranya yang sesi tahun ini dengan mengambil beberapa nama idol untuk dijadikan contoh dengan menggunakan teori komunikasi yang sudah saya pelajari di bangku kuliah.
    Nggak ada salahnya kan saya analisis acara idol, kalau ada yang merasa saya terlalu memihak ya maafkan diri ini, namanya juga manusia meski sudah objektif tapi subjektifnya masih ada sedikit kan nggak masalah.
    Thx sudah mampir, nantikan analisis lainnya ya…😉

  19. mikearmand says:

    Wkwkwkwkwkwk

    Ada yg membara ….

    Bukan mau memperpanjang perdebatan, hanya saja ketika selera musik dihubungkan dengan usia lalu dengan popularitas, hal ini semakin menegaskan bahwa masyarakat Indo masih mudah ‘dibodohi’. Jujur saja selera musik orang indo saat ini sangat tidak mencerminkan ‘kecerdasan bangsa’.

    Gileeeeeee tajem banget omonganku …..

  20. aditcenter says:

    Multi talent show seperti ini memang cara instan untuk jadi terkenal…

    Jadi, kalo pengen terkenal nggak usah mbunuh 11 orang seperti Ryan..

  21. Lydia says:

    nice posting eve! tapi aku juga suka aris n gisel lho… not about anything, just that when they sing, krasa merinding gitu… tapi ga termasuk waktu nyanyi numb ;( hehe..

  22. EsTehTawar™ says:

    Halah, Jenis music kok dihubungkan dengan usia. Wakakaka. Asbun banget toh.

    Nyebutnya Mbak, tapi kok dibilang ketuaan. Ada gitu mbak2 yang tua.😀
    Harusnya naik pangkat jadi Mbok2.🙂

    Turut simpati atas komen yang menghujat Evelyn. Jangan dimasukin dalam hati. Analisa berikutnya yang lebih tajam saya tunggu😀

    @rilham2new

    Mbak Evelyn umurnya berapa ????

    Bertanya soal umur kepada perempuan adalah hal yang sangat tidak sopan.🙂

    No Offense, No harsh feeling, OK.

  23. luck13y says:

    memang rakyat Indo selalu merasa diri benar orang lain salah apalagi kalau pikirannya negatif mulu.. biar waktu yang menjawab!! ada banyak cara menjadi terkenal.. contoh kasus gabby dan asoka band tapi hanya yang bekualitaslah yang dapat bertahan!! diantara semua itu saya ngga yakin sih aris bisa terkenal dan bertahan wong yang lebih bagus saja pada mandeg.. Indonesian Idol hanya permulaan kalau dalam band jalur Indie dan jika tidak berkualitas sebentar akan musnah di telan gelombang persaingan dunia selebrity Indonesia😀 have fun all!!
    @mikearmeand menurut anda selera musik yang berkualitas dan cerdas itu seperti apa?? seperti jazz yang sebenarnya berasal dari orang kulit hitam afrika yang tidak tahu musik sehingga banyak chord aneh yang susah dipelajari.. ato seperti apa?? coba katakan tanpa ada yang membantah dan tanpa kontroversi?????????

  24. luck13y says:

    @rilham2new
    barisan sakit hati😀 kalau anda barisan kemarahan yah?? aji kekurangannya artikulasi, aris vocalnya ga berteknik tapi bertalenta, patudu?? anda yang tahu.. kesimpulannya semua orang punya kekurangan dan semua orang boleh berpendapat!! secara umum tidak akan ada yang kelaut tapi secara khusus(subjektif) saya milih aris aja yang kelaut deH!! anda pilih patudu!! pacar saya pilih gisel!! teman saya yang anti batak pilih ibeth kelaut!!. teman saya yg anti menado pilih andy!! kalau semua orang merasa benar bisa-bisa semua kelaut!! afgan kelaut, glenn kelaut.. udah aja kita ngadain bikini contest😀 dilaut atau berenang kelaut😀 tsunami tahu rasa..

  25. nyamuxxx says:

    BENER,,,BENER,,,

    bagus banget ni,,dan perlu dibaca ma smua fans idol
    jangan nilai dari kisah hidupnya donk…
    tapi dari kemampuan dan skil yg dimiliki,,
    ini kontes besar,,bukan kisah cengeng – cengeng yg memilukan,,

  26. nyamuxxx says:

    jagoan aku knpa ga menang si…
    knpa harus aris,,?????

    jadi pertanyaan besar buat aku,,,
    aku dukung gisel dari awal audisi,,sampai final..
    tapi aku kecewa knapa dia ga menang,,,
    dari segi suara pastinya gisel yang juara,,,
    huh,,,aku kecewa banget……!!!!!!

  27. luck13y says:

    @nyamuxx
    dari segi suara harusnya dela juga ga keluar dari awal yah??
    mau gmn namanya juga kontes yang sebenarnya bukan mau cari Idola baru tapi cari duit dari iklan dan sms.. coba hitung!! sms skrg rata2 100/sms tp idol 2000/sms.. kl ada 1jt orang aja yg sms.. brp untungnya?? jadi pantesnya idol bukan kontes nyanyi atau jualan kisah hidup tapi kontes cari duit dari sms. jgn tertipu!!
    @es tawar teh
    ya ga sopan kecuali nanyanya gini: maaf mba! bukan saya ga sopan tapi maaf mba saya rasa mba pintar! dan maaf mba!! kalau pasang foto saya tau pasti mba cantik😀 boleh ga tanya umur mba brp? kapan-kapan mampir ya ke blog saya yg sederhana!!
    nah yang ini bukan ga sopan tapi gombal😀

  28. luck13y says:

    Evelyn ini pntr.. hti2 dgn kpintaranmu! jgn jd sombong n mrasa diri bnr. bs aj tulisan kt ga org ngrt mksdny tp sapa tau comment org jg kt ga tau mksdny. dr ucapan maafny sy ngrs bkn mnt maaf deh tp membenarkan dr.. ya kl emg mnt maaf jgn ad kt “kan ga mslh” yg seakan membnrkn prbuatan & tdk mau berubah!! yg belajar komunikasi pst tau mksd evelyn yg tertera di comment yg di atas ntu!
    maaf sy hny analisis dr ilmu komuniksi yg SMU sy pelajari!Gbu

  29. luck13y says:

    Kl berkenan sy ad artikel tentang komunikasi di sini
    jika anda brkenan dan tdk mrsa dr sudah pntar, serta mau belajar silakan anda kunjungi blog lamaku ntu yg udh ga aku update.
    co2k utk perbaiki komunikasi diartikel yg akan dibuat selanjutnya.. bkn menggurui!! tp sm2 kt belajar cos sy jg dapetin sesuatu pelajaran di blog ini.

  30. biTCh On ThE BEAcH says:

    aduh, jangan gtu dong Jeng……….kol. masalahnya gw tahun ini mau ikut II, dan gw mau jual diri……….. eh maaf maksud gw jualan es cendol……… eh salah lagi, mau jual kisah hidup kalau bisa lulus babak penyisihan.. hehehehe kalau gw pernah minum es cendolll . ngak penting amat sih, salut buat mbak evelyn, kalau memang kurang setuju dengan sesuatu bagus blogging kaya gini, jadi deh pro dan kontra lumayan buat nambahin tagihan buat internet. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s