Protes Dong!

my-chemical-romance-black-parade-24x34.jpg

Marah dan jengkel hati ini saat melihat iklan My Chemical Romance yang akan konser di Jakarta malam ini 31 Januari 2007 di salah satu jalan menuju salah satu mall di Surabaya ini.Setelah Beyonce, The Black Eye Peace, dan Muse, sekarang giliran band fav ku yang diundang tampil di Jakarta. Tapi aku tidak merasa senang, justru jengkel sekali. Semuanya yang aku idolakan justru tampil di Jakarta. Alamak, why Jakarta is so special than Surabaya?

Ada yang bilang soalnya mereka artis kelas international jadi maunya manggung di kota yang besar pula. Ada yang bilang kalau tidak di Jakarta dimana lagi? Soalnya pasar terbesar memang di Jakarta. Orang tidak akan mikir saat membeli tiket yang mahalnya minta ampun. Coba kalau di Surabaya, pasti sepi penonton soalnya penontonnya nggak kosumtif, nggak akan rela untuk membayar tiket yang harganya sampai jutaan. Lalu di Jakarta juga lokasi untuk mengadakan show secara international juga memungkinkan, banyak tempat yang tinggal ditunjuk dan tidak akan memalukan. Nah kalau di Surabaya, tempat untuk menampung banyak orang dan aman itu sulit ditemukan, bahkan dapat dikatakan nggak ada! Masih banyak alasan yang bilang Surabaya memang nggak pantas untuk kebagian jatah untuk show kelas international.

 

Kalau di Jakarta terus, apa kota-kota lain tidak iri? Saya saja sebagai penduduk Surabaya iri lho!Hey promotor apa memang tidak bisa ya diadakan di Surabaya? Masa yang dicerdaskan dalam bermusik dan menikmati suguhan musik yang luar biasa hanya di Jakarta saja? Apa Indonesia itu cuman Jakarta saja? Nggak kan?! Kalau begini apakah visit Indonesia 2008 akan berjalan merata?! *kalau ini apa hubungannya ya?*

21 thoughts on “Protes Dong!

  1. emyou says:

    Makanya maen ke jakarta dong, evelyn.

    Pada dasarnya kota ini menyenangkan kok. Salah satunya karena kemudahan2 mendapatkan hiburan berkelas internasional macem konser artis2 manca atopun festival2 film asing. Dan gak semuanya berharga mencekik dompet, cari yang gratisan pun banyak.

    Malah tambah manas2in yak?? hehehehe…

    *kabur sebelum ditimpuk sendal*

  2. galih says:

    saya nggak yakin kalau tujuan promotor itu mencerdaskan masyarakat dalam bermusik. kesannya mulia sekali deh ih. saya yakin tujuannya murni demi menangguk untung. dan melihat jakarta yang hedonis, konsumtif, dan is-if yang lain, jakarta adalah satu satunya pasar yang menjanjikan keuntungan lebih daripada jakartah…

    gituh… sekian pidato sayah….

  3. LiSan Skywalker says:

    Kalo emang suka belain dateng ke Jakarta Lyn, abis mo gimana lagi pemerintah nganggep yang lain anak tiri. Tapi ada juga siey kayak konser Jacky Cheung kemaren, diadain juga loh di Medan. Mungkin di liat pangsa pasarnya juga kali yah…

  4. ekowanz says:

    ya gmana lagi..namanya juga ibukota..
    trus apa bisa ngasih jaminan kalau diadain di sby maka penonton bakal banyak..okelah penonton segudang, tapi dari segi kelengkapan alat buat mereka manggung apa semuanya ada di sby?ato harus ngimpor dulu dari kota sebelah?.. mungkin juga karena costnya dianggap lebih murah kl diadakan di jkrta aja..

    aku juga sirik…soalnya dengan harga tiket rata2 sekitar 500an, okelah masih bisa dibeli, tapi yg bikin aq mikir lagi itu biaya ke jakarta PP, plus penginapan..haduh sama dengan biaya beli tiketnya bo😮

  5. evelynpy says:

    @emyou:
    Untung dirimu dah sadar mau kabur, kalau nggak beneran aku timpuk sandal lu😆

    @didut:
    Ya pantesan nggak ngotot.🙂

    @Galih:
    Pastinya UUD kan? Ujung2nya Duit!

    @Lisan:
    Iya sih…tapi gimana ya?
    Sebel saja diri ini rasanya🙂

    @Caplang:
    Maunya, tapi i still love Surabaya🙂

    @sundaemorning:
    Lu kira aku dalam proses melahirkan apa?😆

    @ekowans:
    Itulah alasan diriku tak mau nonton. Soalnya bukan mahal di tiket, tapi mahal di tiket pesawat, penginapan dll.😦

    @Ari:
    Memang diriku punya uang sebanyak apa sampai sanggup mempromosikan diri jadi promotor?

    @Ria:
    Memang, apa daya ya?

    @Jimmy:
    Dasar lu.

  6. atmo4th says:

    sepertinya belum ada gedung pertunjukkan di luar jakarta yang ‘memadai’ untuk konser band luar negeri..

    kalau di bandung, konser yang lima ribuan aja pada gak mau bayar. dikit-dikit rusuh, terutama di gasibu atau saparua. Jangan nonton di sana.

    Paling enak, nonton pensi. Bazaar sma 2 dan 5 bandung itu yang terbaik. coba mba evelyn dateng ke bandung musim pensi [februari maret] pasti macet cet cet, hihi…

  7. girl says:

    Abis Jakarta ibukota gitu lho.
    Bahkan temen Surabayaku bilang kalo manggung di Surabaya pasti ga bakalan sold out. Dan buat para promoter, profits kan nomor 1 dulu dari yang lain-lainnya seperti weak complaints, security issue, et cetera.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s