Wanna Try This At Home?

berkebun.jpg
“Papa lagi apa?”

berkebun-2.jpg
” Aku bantu ya pa?!”
menyiram.jpg
” Ciram-ciram! “
Berkebun memang untuk jaman sekarang itu nggak banget ya! Tapi beda dengan adikku yang nomer empat ini, dia senang sekali berkebun. Jadi tak tahan rasanya ingin mengabadikan dirinya berkebun di pekarangan belakang rumahku di Madura.
Sebagai seorang kakak, aku si malu juga melihat adikku ini kecil-kecil sudah rajin berkebun sama papa. Dan lucunya dia membawa senapan air untuk menyiram tanaman. Lucu juga ya pikiran anak kecil! Rasanya kalau aku coba, nggak ada lagi deh rasa malas untuk berkebun dan membuat bumi ini semakin hijau! Mau mencoba?

27 thoughts on “Wanna Try This At Home?

  1. Jiewa says:

    aku si malu juga melihat adikku ini kecil-kecil sudah rajin berkebun sama papa

    ya jelas malu lah ama adekmu, lah kowe cuma foto2 doank woakakakak…

  2. LiSan Skywalker says:

    Wah nanti cita-cita aku kalo punya rumah sendiri. Aku pengen ada kebun kecil di rumah. Trus nanti punya kolam kecil juga. Udah itu di rumah aku aku mau piara ikan, kura-kura, kucing dan anjing. Rame yah hohoho…

  3. Icha says:

    haiyaaa……. mami papi ku sekarang juga sedang hobi berkebun. di sini berkebun, di luar kota juga berkebun. Nah masalahnya, kalo pas mereka ke luar kota, tanaman yang di sini , aku yang harus urus…banyak bangett……. hikzz…

    eniwei, berkebun juga baik untuk ketenangan jiwa …. (selama yang nglakuin ga tertekan)…wakakkakakka…

    smangattt!!!!

  4. Anang says:

    berkebun memang salah satu hobi unik sekaligus bermanfaat… banyak orang bersedia meluangkan waktunya demi melihat proses perkembangan tanaman yang mereka pelihara… ada perasaan senang saat melihatnya tumbuh dengan suburnya… bermanfaat karena melindungi bumi….. ehehehehe…. biar efek gombal warming sedikit berkuranglah…..

  5. deteksi says:

    wa… berkebun memang asyik..
    pekarangan jadi hijau..
    udara jadi segar..

    tapi di surabaya mau berkebun di mana ya?

    paling gak mau nanam 1 bunga di pot juga udah bagus kok..

  6. gempur says:

    Bibit pencinta lingkungan dan alam telah bersemayam.. mudah2an ketika adik udah gedhe seumuran saya lah, udah gak ada lagi banjir, longsor dan bencana lainnya yang terjadi karena kerusakan alam.. Aminn

  7. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Jie:
    Kalau bukan aku yang foto, trus sapa lagi bok!😦

    @Jimmy:
    Umur 2 tahun…
    Sama dengan anakmu yach😉

    @Lisan:
    Gila.. banyak amat, ntar kebun binatang pindah lagi kerumahmu😆

    @Fahmi:
    Kalau space kosong di rumah sih banyak, lha wong rumahku ini di desa, tapi kalau rumahku yang disyrabaya sih nggak ada!😦

    @Arul:
    Aku nggak bantu soalnya habis bangun tidur masih memakai daster, ngeliat adikku ini begitu lucunya berkebun, lansung ambil kamera dan foto-foto.🙂

    @icha:
    Apa yang terjadi padamu, terjadi juga padaku darling!😦

    @Anang:
    Ini adalah komen terpanjang dirimu di blog aku setelah sekian lama dirimu bertandang. Akhirnya🙂

    @Deteksi:
    Di balkon rumah kan bisa?😉

    @Nico:
    Adikku, ya pasti lah lucu😆
    Kakaknya juhga lucu dan cantik!

    @Gempur:
    Kalau yang tumbuh cuman satu ya mana mungkin banjir dan saudara2nya hilang dari bumi ini?😦

    @Jioanne:
    Kebobolan.🙂

    @Adi:
    Lho kok tau? Jangan2 tukang kebun yang aku godain tempo hari adalah kamu yach?

    @Mihael:😆

    @Blue:
    Kalau jelek kayak kebunku ?

    @atmo4th:
    Betul!

  8. gempur says:

    Kalau yang tumbuh cuman satu ya mana mungkin banjir dan saudara2nya hilang dari bumi ini? 😦

    Kalo yang mngurusi generasi anak bangsa adalah tangan dingin sampean, saya jamin, lingkungan terselamatkan.. amin

  9. yustine says:

    huwaaaa….. aq tertarik melihat adekmu yg lutu lin hihihi…… aduh lutuneeee…..

    berkebun? hampir gak pernah nih, adanya bersi2 rumah tiap hari… tp meskipun ga berkebun, aq njaga lingkungan dr hal lain, alias gak bikin polusi banyak2 hehe…. minimal mengurangi lah… lha wong kebunku cuma sepetak, rumput pun bolong2 hehhe…. soalnya separuh lahannya dibuat garasi, ada tandon pula, jd ya mini kebun…. apa pantes disebut kebun ya? wekekekke… cm lumayan masih ada 2 pohon cemaranya ma 1 pohon apa gt lupa hehe…. (belum termasuk pohon di trotoar loh….)

  10. rizky says:

    dirumahku yang namanya pot mungkin ada ratusan,tapi yang dipake nanem cuma dua puluhan isinya kamboja semua,tapi sekarang dah besar sampe nutupin paager.
    lam knal

  11. rozenesia says:

    GRAAAA!!👿

    GRAAAAAAAAAAA!!👿

    *ngamuk*

    Saya malu dengan adik saya…😥
    Dia masih SMP tapi udah ngewarisin bisnis tanaman hias warisan papa…😥

    *kaka macam apa saya ini*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s