Susahnya Buat Film Sendiri!* Jadi Orang Gila Sehari* ( Part 1)

 Acting In Indie Film

 

Saya tidak menyesal mengambil jurusan Ilmu Komunikasi konsentrasi Broadcast TV. Karenanya hari Selasa lalu dan Jumat, hari ini 16 November 2007 saya sibuk menghabiskan waktu seharian di rumah teman saya untuk syuting. Inilah resiko anak Broadcast TV jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra, kalau dapat project pasti yang besar. Salah satunya adalah bikin film sendiri untuk tugas matakuliah Editing satu. Karena tugas ini adalah tugas untuk UAS meski dikerjakan oleh satu kelompok 7 orang tapi nggak boleh diremehin lho!Siapa bilang bikin film itu susah? Nggak, anda salah! Kita harus syuting sendiri, nyari lokasi sendiri, bikin skrip sendiri, cari properti sendiri, sampai pada ngedit untuk menjadi film yang layak ditonton juga harus sendiri. Lho katanya nggak susah tapi kok ngomel? Iya nggak susah cuman cuapek dan amat susah!

 

 

 

 Make Up!See That Dog!

 

Silahkan di click untuk melihat lebih dekat apa yang terjadi!

Gambar pertama lagi make up untuk pemeran papa.

Gambar kedua lagi mau take gambar kok ada anjing yang mau ikutan di take?

Nah setiap film pasti harus punya yang namanya Produser sampai Art Director. Nah peran saya di film ini adalah Asisten Sutradara. Tugasnya sangat berat yaitu membantu sutradara untuk menggerakkan aktor dan artis untuk bermain atau acting dengan baik dan maksimal sesuai yang kita harapkan. Kadang juga menggantikan Sutradara kalau nggak bisa ikut syuting dan kadang namanya juga tugas kelompok, diriku ini merangkap menjadi kamera man, kalau aku kamera girl!

 Acting In Indie FilmEating Time!Drinking

Gambar pertama, gimana mau bermesraan kalau banyak yang ngeliatin!

Gambar ke dua, makan dulu, no eat no logic!

Gambar terakhir, ini teh atau kopi sih!

Hari pertama Selasa lalu kelompokku yang terdiri dari 5 pejatan tangguh dan 2 bidadari cantik salah satunya adalah diriku telah melakukan syuting dengan kamera yang digunakan di TV-TV sekarang ini. Darimana dapatnya kamera tersebut? Nyolong dong! Pinjam di lab TV yang ada di jurusanku. Tapi berhubung nervous dan agak canggung makainya serta baterainya yang rewel akhirnya syuting yang memakan waktu sehari itu nggak dipakai. Kelompok kami memutuskan untuk syuting dengan Handycam Sonny HDD tipe berapa aku lupa! Untuk urusan lokasi nggak perlu kuatir, rumah temanku yang aduhai kerennya dengan gaya Eropa minimalis yang sempat membuatku terperangah saat pertama kali datang cocok banget dengan lokasi yang ada di skrip. Di rumah temanku ini * cowok* aku jatuh cinta sama kamar tidurnya yang cozy banget mirip kamar tidur cewek. Semuanya full warna coklat muda! Untung ada kamarnya dia, jadi nggak perlu nyari kamar cewek untung properti syuting!

 

Hari ini berjalan lancar, tidak perlu banyak-banyak untuk retake. Pemain yang dipunyai okeh, semuanya pada focus meski aku selalu aja ketawa saat mereka beracting dan alhasil mereka tertawa juga karena aku * Jadi orang gila sehari karena ketawa melulu!* * jadi merasa bersalah* Tapi mau gimana lagi, emosi ini nggak bisa ditahan ketika melihat teman-teman yang kesehariannya “selengekan” ternyata bisa total bermain sesuai dengan karakter yang sudah ditentukan. Sebenarnya sih aku berperan sebagai pemeran ibu, tapi karena sutradaranya repot handel sendiri, akhirnya nggak jadi deh! * sedihnya*

 

Tapi jujur, seharian syuting di rumah teman dari pagi sampai sore jam 5 ternyata amat sangat melelahkan meski cuman bilang “action” dan “cut”, dan tertawa terpingkal-pingkal kalau ada kesalahan! Tapi seru lho! Apalagi jadi semangat ketika waktu break makan nasi empal bikinan mamanya temenku dan minum es teh yang disuguhkan tuan rumah! Aku jadi termotivasi saat temanku berkata bahwa salah satu production house Surabaya, tempat dia magang tertarik dengan film yang sedang kita garap. Kalau film ini bagus maka kesempatan untuk ditayangkan di TV lokal Surabaya yaitu JTV dan SBO TV terbuka lebar! Semoga hal itu benar-benar terjadi. Hmm jadi semangat bikinnya!

32 thoughts on “Susahnya Buat Film Sendiri!* Jadi Orang Gila Sehari* ( Part 1)

  1. sakuralady says:

    wah keren.. emang, kaya kerjaan model juga orang bilang enak, tapi kalau benar2 nyoba, baru kerasa capenya.. huahuahua..

    Didoain dhe semoga dapet kesempatan tayang di TV..
    teutep semangat, salam merdeka!😛

  2. beritadalamkancoet says:

    Hari pertama Selasa lalu kelompokku yang terdiri dari 5 pejatan tangguh dan 2 bidadari cantik salah satunya adalah diriku telah melakukan syuting dengan kamera yang digunakan di TV-TV sekarang ini

    weleh… pejatan ato pejantan? Ato malah pijatan??? hahaha…😆

    Ya tak doakan semoga bisa diputer di TV. Cia yo.. Semangat… *sambil teriak2*

  3. riawibisono says:

    rumahnya siapa tuh Lyn? bagus banget….
    jadi ingat pas semester 5 dulu… editing 1… bikin film dengan segala kekacauannya hihihi…. kangen syuting deh gara2 baca postingmu ;p

  4. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Sakuralady:
    Betul! Untung nggak jadi model bok* sempet kepikiran juga sih*.
    Tapi kuacungi 4 jempol deh buat artis sinetron kejar tayang kita yang rela menghabiskan waktunya hanya untuk syuting!🙂

    @Acel:
    Pijatan kali ya, pijatan 5 pria yang memijat diriku!

    @Ria:
    Itu rumahnya Eco!
    Nggak percaya? Aku juga pas nyampe nggak percaya, tapi ya harus percaya! Pokoknya kalau kamu masuk ke kamarnya, aduh pasti jatuh hati sampai mau mati bok!🙂 * Eco nggak pantes untuk nempatinnya lho kan dia lelaki garang😆

  5. Dewa Dewi says:

    DD juga seneng sekalee bikin pilem.
    Ternyata ngga gampang seperti yang terlihat. Ntar DD belajar dari loe, deh. Ha ha ha.

    Ngomong – ngomong syutingnya kayaknya keren banget, tuh.

  6. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Ari:
    Nggak ada, memang nggak saya pasang, ntar kali ya di postingan selanjutnya.🙂

    @Mike:
    Waduh setelah sekian lama nggak muncul ternyata muncul juga. Mike kok nggak ada posting baru di blogmu? Lagi males ya?😆
    Kenapa nggak penting ama Eco?

    @Dewa Dewi:
    Keren gimana? * jadi mikir dimana kerennya*
    Kalau belajar boleh asik juga, namanya juga bagi2 ilmu kan?😉

  7. zam says:

    ngawe film dubbing-an ae..

    iku loh.. film India sing didubbing boso Suroboyoan nang JTV iku..

    wakakakakakaka

    X: “Yok opo kabare Nehru?”
    Y: “Ah, arek iku sih pancet ae..”

    wakakakaka..

  8. fahmi! says:

    mau pake kamera profesional ato cukup handycam, yg penting kan the man behind the gun?😉

    btw filmnya kalo udah jadi boleh dishare di youtube donk, supaya kita2 bisa ikut liat😀

  9. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Zam:
    Gilani ya bikin film dubingan Jawa! Idih!😉

    @Anang:
    Iya namanya juga baru belajar jadi nggak bisa dibilang jago yo!

    @Cempluk:
    Beres.🙂

    @Gimbal:
    Iya dong secara aku gitu lho!😆

    @Herru:
    Yang masuk TV bukan aku, tapi artisnya. Hikz!😦

    @Syafriadi:
    Aku kan asisten sutradara jadi nggak bisa jadi artis bok!

    @Fahmi:
    Kalau di share di You tube sih okeh, tapi yakin kuat bandwithnya?
    Soalnya filmya 30 menitan lebih lho!

    @Khim:
    Oh ya?
    Kok bisa bikinan anak Petra? Kamu liat dimana?

  10. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Satona:
    Iya serunya bukan maen, sampai pulang rumah dengan lemesnya!🙂

    @Inevi:
    Iya ntar kalau dah jadi ya.

    @Mihael:
    Emang pernah nyoba ya?

  11. .:: Pitshu ::. says:

    Evelyn dapet pemeran utama atau pemeran pembantu jadi inem atau jadi sukiyem ?! hehehehe ^^

    tapi g yakin sih, lo kan narcis pasti jago deh ekting nya ^^
    GO GO GO kali aja nanti jadi celeb beneran hahaha

  12. Dony A says:

    Jadi inget pas dulu bikin film n vid klip. Susah sih, tapi proses bikin film itu memang menyenangkan. Trus kapan dong evelyn jadi talent-nya?

    Klo udah jadi, upload di youtube ya!

  13. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Khim:
    Wah ternyata film petra tersebar sampai keluaran ya😆 bangga aku.

    @Mike:
    Angkatan berapa itu?

    @Pitshu:
    Kalau nggak ada pemain mama, aku jadi pemeran mama yo!

    @Dony:
    Ntar aku upload di you tube deh. Tungguin ya🙂

    @Felix:
    Bisa, yang penting PD aja lagi!

  14. edratna says:

    Aduhh..biarin yang berbakat aja deh…saya nyoba sekali syuting (untuk acara kantor), bikin film 5 menit syutingnya seharian….dan bolak balik diulang…akhirnya bilang…”udah deh gini aja..” Kebetulan semua stafku, hasilnya tentu saja tak memuaskan. Belum make up nya bikin muka kayak rasanya di lem..hahaha

    Melihat bintang film, model kayaknya enak…tapi coba kalau kayak saya, nunggu dijepret lama aja, udah bosen…mendingan diajak rapat dan menghitung angka sampai jam 1 pagi masih kuat…hahaha…memang udah punya jatah sendiri2 kok…

  15. ocii says:

    Menang kalau sudah berbakat mau berekting jadi orang gila ataupun yang lain pasti tetap mampu untuk menghadapi yang penting ma sugguh-sugguh dalam menjalaninya oxe.

  16. ozzy says:

    akhr’y tmn2 se indonesia dah pd bs berekspresi dlm film
    gw seneng bgt… gw beri penghormatan bwt lo..lo smua.
    tp, jgn smpe film itu gk ada arah n tujuan.
    hrus ada pesan moral yg mesti di smpein.
    ok guys.
    tetap smngt…. bwt film

    ozzyaja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s