Pizza Hut, Suck!Really?!Hmmmm…

 Pizza Varian Terbaru

 

Kemarin Jumat 28 September 2007 nggak ada angin, nggak ada hujan dan nggak ada rencana mau ke Royal Plaza.

Biasanya aku kesana hanya untuk belanja bulanan di Hypermart trus makan dan pulang. Tapi kemarin beda! Pokoknya sekeluarga beserta para suster dan pembantu serta pegawai ke sana.

Tujuannya hanya satu yaitu mengantarkan mereka untuk belanja baju baru buat hari raya Idul Fitri nanti. Sekalian menghibur mereka biar nggak stress kerja, dan mengenalkan mall untuk pertamakalinya. * soalnya mereka kerja di desa *

Mami anter mereka belanja, aku dan papa makan di Pizza Hut karena udah kelaparan banget.

 

“ Mas pesen, paket yang ini satu”

* paket seharga 39 ribu dengan pan pizza stuff crush, minum varian baru 2, brucheta, dan nasi ayam kungpau *
“ Trus mas pesen chicken wing yang garing, beef spaghetti yang large ama Pizza Fiesta medium dibawa pulang ya”

Dengan ahlinya dia mencatat semua pesanan saya dan berkata:
“ Baik silahkan ditunggu 15 menit dari sekarang ya” dan dia ngeloyor pergi.

Kebiasaan baru nie, aku melihat jam ketika aku mulai pesan. Jam tanganku menunjukan pukul 8.45 pm.

Bercanda, tertawa dan ngobrol ngalur ngidul sama papaku sambil menanti pesanan tiba. Pesanan pertama yang datang seperti biasa adalah minuman. * berhubung maag saya pasti nggak minum sebelum makan, soalnya kan bersoda*
Trus beberapa menit kemudian nasi kungpau papa dateng. Trus beberapa menit kemudia chicken wings dateng. *karena kelaparan langsung deh aku santap sendirian*

Beberapa menit kemudian dateng tuh roti bruchetanya. Tapi Pizza yang kutunggu-tunggu belum dateng! * makanan di sini kok datengnya nyicil? Hati sudah mulai sebel*

Sudah jam 9.30 pm tapi belum dateng juga. Ini masnya lupa apa amnesia ya?

“ Mas ini mana pizzanya dari tadi kok belum dateng?” papaku menegur si mas.
“ Ya sebentar.”

Tapi beberapa menit kemudian nggak ada respon. Lalu diulangilah kalimat diatas kepada orang yang sama dan dengan tanggapan yang sama.
Jengkel dong pasti! Papa berdiri dengan tenang dan menuju meja kasir mau membayar dan membatalkan pesanan pizza yang mau dimakan ditempat. Dengan rayuan gombal yang dilontarkan si mbak kasir, akhirnya menunggu lah kita ampe 5 menitan.

Ternyata…………….

“ Lho mbak kok pizzanya seperti ini?” * ekspresi muka marah, merah, jengkel, kelaparan udah pokoknya jadi satu *
“ Lho kenapa mbak?” masih tetap tersenyum innocent
“ Kenapa? * intonasi meninggi * lha wong ing lho belum matang kok sudah di suguhin kesana! Ini gimana sih? * muka tambah merah!*
“ Pesanan saya yang untuk dibawa pulang sudah belum? Kalau sudah bawa sini coba bandingin pizza, jangan-jangan nggak matang juga!!!!”
“ Oh iya mbak, pesanan pulangnya udah dari tadi kok”

Aku buka tuh pizza yang mau dibawa pulang dan so surprise! Ternyata matang!
“ Coba bandingin! Beda kan? Keliatan kan mana yang nggak mateng?” * tambah emosi *
“ Apa mau saya keringin lagi mbak?” tetap tersenyum dengan takut2.
“ Nggak usah! Mau dikeringin berapa menit lagi? Aku udah nunggu setengah jam lebih!!!”
“ Udah saya batalin saja! Saya bayar saja semuanya!”
* tambah emosi, maklum masi lapar!*
Dengan bingung si mbak itu mencari managernya dan berbisik tentang kasus saya. Si mas yang menangani order saya mencoba meminta maaf pada si mbak yang terkena imbas keliaran saya. Semua orang memandang pertengkaran kamu dengan melongo.

“ Udah mbak nggak usah pake lama, bayar aja kok pake lama * nunggu 5 menit * berapa semuanya? * muka masih memerah seperti tomat *
“ Karena kami salah maka mbak untuk yang paket makan disini tidak perlu membayar. Itu sebagai tanda permintaan maaf kami. Mbak cukup membayar yang mau dibawa pulang saja “ * dengan senyum yang mulai dipaksakan.

Fiuh……. Baru kali ini aku marah2 ditempat umum tentang makanan yang tidak matang.

Di Pizza Hut pula yang menjadi fav ku!
Perusahaan besar ternyata nggak menjamin servis yang okeh!

*pizzanya masih putih seperti pizza yang nggak jadi alias setengah matang*

* keluarnya satu menu dengan menu yang lain terpaut 5 menit lebi lho!*
* mohon maaf aku nggak sempet foto pizza yang nggak mateng, soalnya udah emosi *

26 thoughts on “Pizza Hut, Suck!Really?!Hmmmm…

  1. JiE says:

    Asik, kalo gitu lain kali maem ama kamu aja ya Lyn, bisa makan gratisss hehehe..
    Selama ini sih aku belum ada pengalaman ga enak sama Pizza Hut, serame apapun tetap disuguhkan sesuai pesanan walaupun agak lama.
    Mestinya kamu foto itu karyawannya, trus posting kesini😀

  2. Ria says:

    emang pizza hut katanya sekarang bikin emosi! kapan ari temenku bilang saladnya udah ada yang basi. trus temenku yg lain minumannya ada kecoanya. dan pas aku makan ma temen2ku, kita pesan snack itu loh yg empat macem gorengan (kentang, chicken wing, dkk), saus sambalnya juga basi! dan masnya gak mau ngaku, mana barang buktinya langsung disembunyikan!
    sebel deh!
    kadang kangen pengen makan pizza hut, tapi ingat2 pelayanannya kok ya jadi sakit ati ya….

  3. evelyn pratiwi yusuf says:

    @beritadalamkancoet:
    Dasar! Nggak mau ah, aku mampu kok buat bayar🙂

    @Jie:
    Ide yang bagus sie, tapi aku nggak sempet dan nggak kepikiran untuk memfoto si mas, atau si mbaknya, lha wong pizzanya aja aku nggak foto!
    * nyeselnya pas di rumah *😦

    @Ari:
    Marah kok hebat?
    Emang kamu nggak pernah marah ya?

    @gimbal:
    New Comer ya?🙂
    Iya, gara2 marah2 botoxku sampai nggak jadi semua! Hikz😦

    @Ria:
    Hah?
    Minum ada kecoanya?
    Yang bener?
    Kayaknya harus dimasukin surat pembaca atau dibuat investigasinya nie.😉

    @ Shelling Ford :
    Pendatang baru ya? Selamat bergabung.🙂
    Waduh anda playboy rupanya? * kayak film jomblo aja *

  4. extremusmilitis says:

    @ Shelling Ford :
    Pendatang baru ya? Selamat bergabung.🙂

    wakakaka, si joe kok disangka pendatang baru tho eve…dia itu mah udah karatan, tampang-nya aja tuh yang innocent:mrgreen:

    btw, aku juga pernah ngalamin hal yang sama di salah satu pizza hut di kota-ku, tapi gak pake “gak usah dibayar gitu”, tapi aku yang langsung kabur aja, gak mau bayar, mereka sih waktu itu diem aja, lah wong mereka salah kok😆

  5. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Elistia:
    Selamat datang di RD.🙂
    Nggak itu memang Pizza Hut.
    Beneran deh.

    @Extremusmilitis:
    Kayaknya kamu salah pengertian deh.
    Aku biasa nyambut RD Lovers yang baru aja kasih komen di blogku ini dan dia baru pertama kali dateng disini. Begitu🙂
    Kalau kamu mah, itu namanya nggak ada aturan lagi. Kok maen tinggal, nggak malu tuh diliat orang?🙂

  6. cK says:

    untungnya saya belom ada pengalaman pahit di pizza hut. harusnya layangkan prostest™ ini ke koran. siapa tahu pizza hut-nya baca dan sebagai permintaan maaf dapat supply pizza hut selama setahun.:mrgreen: *ngarep*

  7. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Shelling Ford:
    Iya, keep bloging deh🙂

    @CK:
    Aku dah diperbolehin untuk nggak bayar bilnya sebagai permintaan maaf mereka. Masa aku minta gratisan dua kali? * mupeng sih *

    @Anakrimba:
    Makanya beli dan beliin aku yang medium aja, kirim kerumahku ya🙂

  8. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Mike:
    Lho bukan yang terlalu mateng! Tapi yg layak untuk dimakan bukan nggak mateng!
    Itu lho bener2 nggak mateng dan putih banget warnanya.
    Mbaknya sampai mohon2 aku untuk sabar soalnya mau dioven lagi!!!
    Kalau nggak mateng bisa sakit perut kan Mike😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s