One Step To Be An Announcer

back-again-copy.jpg

 

 

 

 Menjadi penyiar radio kondang merupakan salah satu impian masa kecilku lho!

Mungkin sebagian orang yang hidup di dunia ini
sometimes think about that not the important thing! So we don’t have to get it.

Tapi hati ini berkata lain. Banyak cara yang sudah aku lakukan untuk mencoba mewujudkannya.
Mulai dari announcer pertama di radio komunitas SMA ku ( namanya Sanmar On Air, kepanjangan dari Santa Maria On Air ), saat aku duduk dibangku SMA dan berpakaian rok abu-abu.Bangganya setengah mati lho meski hanya radio komunitas dan hanya didengar di kelas2 sampai kantin sekolah selama 3×15 menit. Pada saat launching pertama kali tanggal 10 Desember 2000 berapa ya lupa aku…, aku siaran satu hari non stop lho!!! ( so proud of me )

Trus aku juga berusaha ikut perlombaan penyiar saat aku masih duduk di bangku SMA, aku ikut lomba penyiar se Jatim and I’m the winner!

Satu langkah lagi menuju angan-angan yang rasanya nggak mungkin tercapai, adalah menjadi

announcer di PCR ( Petra Campuss Radio ), radio komunitas yang dipunyai jurusanku, Jurusan Ilmu Komunikasi kampusku. Tapi sayang, karena aku banyak kesibukan di BEM dan kepanitiaan lainnya, aku putuskan untuk sementara aku off dulu.

Magang di Hard Rock FM Surabaya, juga membuatku semakin mengerti dunia broadcasting tepatnya Radio. Rasanya udah cinta mati deh aku ama radio dan dunia penyiaran.

Kemarin nih tanggal Jumat, 3-8-2007 aku diberi kesempatan untuk siaran jadi bintang tamu di acara RV ( RadioVersity ) di Colors Radio, 87.7 FM, acara dimana membahas pembicaraan dunia kampus. Nah kebetulan nie topiknya adalah organisasi kampus and aku jadi bintang tamunya dan suaraku ini didengar seantero Surabaya lho. Lumayan bisa tambah modal untuk ntar ngelamar jadi announcer.!

Meski jadi bintang tamu aku nggak diperlakuin demikian lho, aku diijinin untuk baca Tag, ( RV, Radio Versity saatnya mahasiswa bicara ), aku diijinin baca Adlibs ( iklan tentang sesuatu mau resto, majalah dll ), pokoknya diperlakuin seperti penyiar beneran yang lagi bicara mengenai topik tertentu.

Nah, kebetulan nih acara itu isinya 2 announcers. Satu yang peyiar tetap, satunya lagi peyiar tidak tetap dimana selalu diisi dengan penyiar dari kampus tertentu yang ngelamar. Dia bisa siaran selama 2 bulan lho layaknya seorang penyiar sungguhan. Wah, langsung aku alert dan tertarik banget!! Aku mau mencoba ahh..soalnya ntar abis Agustus selesai mesti berganti peyiar itu. Lumayan kan suaranya bisa didengar orang se Surabaya dan bisa memenuhi portfolio tuh…Tapi sedihnya nggak dibayar lho….Hikz…

Nah aku juga ingin untuk mencoba kemampuan diri menjadi seorang peyiar sungguhan. Ada gelombang kedua yang dibuka EBS FM, radio anak muda kondang di Surabaya. Kebetulan gelombang pertamanya aku nggak ikut, tapi masih ada kesempatan untuk menjajal gelombang kedua.

Enaknya ikutan nggak ya?

 

Soalnya aku nggak PD nie dengan keempukan dan karakteristik suara yang aku punya..apalagi realita di dunia radio adalah ( maaf nie tidak ada maksud untuk bicara masalah rasis ya ) saya yang terlahir dengan mata sipit alias Chinese selalu terkadang dicuekin dari pada yang * maaf, orang Jawa asli.

Itulah yang selama ini membuat aku takut setengah mati. Takut tenggelam di realita yang kejam di kehidupan yang sekarang ini. Padahal aku sendiri nggak ada tuh yang namanya memperlakuin orang berdasarkan ras dan warna kulit.

Enaknya gimana yach? Bingung nie…
🙂

14 thoughts on “One Step To Be An Announcer

  1. Mihael "D.B." Ellinsworth says:

    Kalau alasannya untuk menggapai cita – cita, sah – sah saja, bukan ?🙂

    Katanya ada yang bilang, gapailah cita – cita setinggi langit – langit. Kenapa hanya langit – langit, karena masih logis, masih bisa digapai. Kalau menggapai langit ‘kan sulit tuh, harus pakai pesawat ulang – alik dulu. <– Ngawur.😀

  2. riawibisono says:

    Hey… just go for it gal!
    mumpung ada good chance…
    jangan mikir aneh2 dulu, racism… belum tentu….
    sekarang orang juga makin terbuka sama perbedaan kok…
    kalau jarang ada orang Chinese jadi broadcaster, belum tentu karena masalah ras, bisa aja karena emang jarang yang apply atau berminat…
    I’m proud of u, keren lho punya mimpi dan hidup untuk mewujudkannya…
    so, be brave to reach ur dream!

  3. Monik says:

    coba aja ikutan daptar sapa tau ditrima dan inget ma monik, heheheheh…..tp ngomonging soal ” maaf nie tidak ada maksud untuk bicara masalah rasis ya ) saya yang terlahir dengan mata sipit alias Chinese selalu terkadang dicuekin dari pada yang * maaf, orang Jawa asli.”
    kok aku yg jawa ngerasanya aku yg dicuekin ya…..
    tp aneh jg seh dunia ini padahal kita semua sama kan.
    kita bertemen ok???

  4. evelyn pratiwi yusuf says:

    To: Cute Jie
    >> Well, kalau koko Yo mah banyak fansnya karena dia tampan dan jayus kali yach. Nah kalau aku? Boro2 cantik, lucu aja nggak, Jayus iya.🙂

    To: new comer in this blog, Mihael
    >> Kenapa harus langit-langit jadi batasan? itu bisa buat kita cepat puas diri lho.. Aku lebih suka Sky Is The Limit🙂 Semakin tinggi batasan yang ditetapkan , semakin semangatlah kita untuk terus menggapainya. ( sok wisely rek aku ini )🙂

    To: Ria the Dragon
    >> Thank’s buat supportnya. Aku juga pengen nyoba sie benernya. ;;)
    Tapi memang realita sedikitnya orang yg seperti kita2 terjun di dunia broadcasting itu bener lho. Mungkin bisa jadi bahan skripsiku ntar. Hehehehe.

    To: Monik, one of RD Lovers ( sok PD nie aku🙂 )
    >>You and i baru aja jadi temen di dunia cyber ini kok. Tenang aja, aku nggak pilih2 temen non.😉. Tapi apa yang kamu bilang tuh bener, dunia memang terkadang aneh.

  5. evelyn pratiwi yusuf says:

    Ada ya jaman sekarang manusia nggak luwes bicara?
    Mana mungkin?
    Padahal setiap hari kita dipaksa untuk bicara lho…🙂
    Kalau nggak PD ya latian duong Pretty, latian dan kamu pasti bisa mahir bicara.
    Nggak perlu pake headsetpun aku tetep keliatan cuantik kok🙂
    Sudah bawaan dari lahir sie cantiknya…

  6. sakuralady says:

    skrg emang di sby atau di mana siy?
    Penyiar favorit gue tetep penyiar Hardorck :
    Stenny Agustaf, Pandji, Melanie Richardo, Iwet..
    They’re great! banyolan2 mereka nemani di kala macet..
    Penyiaryg oke menurt gue juga ga hanya luwes bicara, tapi juga berwawasan luas, contohnya Stenny ama Pandji tuh.
    TE O PE dhe..

  7. Cherry says:

    Lucky you. I am not blessed with good speaking skills. Good luck in getting your jobs. I never listen to any radio (Youtube killed the radio star), but I’ll try to listen if you are in the air.

  8. evelyn pratiwi yusuf says:

    @Sakuralady:
    Aku di Surabaya lho.. dari dulu emang hidupnya di SBY.
    Kamu pasti bingung ya, soalnya nggak JKT aja yang punya Hard Rock FM, Surabaya juga lho.., Bali juga ada.
    Kalau di JKT ada nggak acara Good Morning Hard Rockers? di SBY acara itu fav banget lho, SMSny ampe ratusan tiap harinya. Penyiarnya lutu2, keren abis, katrok banget tapi nggak kampungan.🙂
    Aku setuju ama kamu, penyiar meski suaranya empuk kayak bantal tapi wawasannya cupet mah bakalan nggak laku lagi, tapi kalau suranya cempreng tapi wawasannya ok, pasti juga nggak bakalan laku * kayak aku gini heheheheehe*

    @Cherry kenapa kamu nggak mau dengerin radio? Padahal seru juga lho. Aku juga jarang dengerin.
    Ntar kalau aku jadi penyiar aku sms kamu, biar kamu dengerin aku siaran. * tapi no HP kamu berapa yach?😉

  9. sAmmY says:

    buat kamu…wah..jangan pernah “mimpi” itu cuman sekedar “mimpi” yah… U shoul wake up….and with all efforts and struggle even U should make it come true….

    opZzz…bTw…gw yang udah jadi penyiar radio beenran..sangat” respect dengan impian loe…karena kujuga “have been waken up” from that dream..

    gak mau tau…suatu saat gw PASTI denger suara loe…disalah satu radio “youth segmented” di SBY…opZZ..kalo gw penyiar radio “youth segmented” juga…tp cuman di sebuah kota kecil di Malang Raya….radio gw…mFm 101.3 itz mai laip….

    so..I believe girl…kalo loe buka comment ini…please add gw di ( marlboro_xelibri04@hotmail.com )

  10. evelyn pratiwi yusuf says:

    Sammy, sorry banget nie aku nggak pernah tahu itu radio jadi nggak bisa dengerin kamu siaran🙂. Soalnya aku jarang banget ke Malang.
    Ada alamat email nggak, alamat yang diatas nggak bisa aku add.
    Kirim aja email ke aku di:

    tink3rb3ll_stars@yahoo.com

  11. sandika dewi rosalini says:

    o……….. ya gw mau bgt jd penyiar kondang kebetulan gw seorang penyiar radio komunitas di salah satu PTN di jakarta
    gw lom pernah ikutan lomba2 penyiar
    klo da kabar tlg kasih tau yahhhhhhh……….
    i’m the next… to be announcer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s