FOOT PRINT

 ist2_2867529_foot_print_in_the_desert.jpg

  

Kemarin seorang teman di kampus bercerita tentang FOOT PRINT di kala aku sedang down, capek dan lelahnya bukan main.

Pertama aku sudah malas untuk mendengarkan cerita apapun hari itu. Maklum lah namanya juga sudah down dan capek!

Tapi dia tetap menyakinkan aku untuk memberi dia kesempatan bercerita tentang FOOT PRINT dengan ekspresi memelas.

” Ok, go head”

Seseorang laki-laki bermimpi bertemu Tuhan dalam mimpinya dan dia sedang berjalan bersama Nya di sebuah pantai. Dia melihat beberapa jejak berada di pantai itu. Karena heran dia bertanya pada Tuhan.

” Tuhan apakah itu?”

” Oh Itu adalah jejak kaki yang ditinggalkan manusia “

” Mengapa jumlah jejak kaki itu sepasang? Apa artinaya itu?”

” Itu adalah jejak kaki manusia dan Aku. Itu pertanda Aku selalu menyertaimu setiap hari dan saat kau senang dan kau selalu mengingatku”

Orang itu mengangguk mengerti.

” Lalu kenapa jejak kaki yang satu itu hanya sendiri saja?”

Oh itu?”

” Pasti itu jejak kaki manusia kan? Karena ketika manusia sedang susah Kau pasti tinggalkan kita sendirian. Kau berikan kesusahan itu! Lantas dimana diriMu?”

” Kamu salah!Aku tidak pernah meninggalkanmu anakku meski dalam kesusahan sekalipun.  Itu adalah jejak kaki Ku.”

” Lantas dimana jejak kaki manusia kalau itu jejak kaki Mu?”

” Itu adalah jejak kaki Ku dan manusia tidak meninggalkan jejak kaki, karena Aku yang menggendongnya.” 

Setelah mendengar cerita itu aku langsung menjadi semangat sekaligus malu pada diri sendiri dan Dia.

Kita sebagai manusia dan akupun pasti selalu melupakan dan banyak menyalahkan Tuhan ketika badai menerpa dan menghalangi langkah hidup kita.

Posting ini bukan saya tulis untuk memberikan siraman rohani. 

Aku suka saja dengan cerita ini meski bukan cerita dari agama saya.

Cerita ini sangat menyetil dan memotivasi saya.

Saran nih buat RD Lovers:

Jangan tinggalkan Tuhan ketika kita dihadang masalah. Klise memang, tapi amat sulit untuk dilakukan dan kita cenderung protes dan marah.

Kita dan saya juga demikian. Cenderung marah dan selalu bertanya ” dimanakah dirimu Tuhan ketika saya ada masalah?”. Tapi saya selalu ingat ketika saya kejatuhan rejeki nomplok. Begitu egoisnya kita. Marah yang datang dengan kekecewaan menyembunyikan harapan besar atas kehadiran Nya.

Ayo sama-sama untuk terus mengingat Tuhan kita, apapun agama kita. 🙂

Kita ada karena kita tercipta oleh Nya.

Setelah mendengar kisah ini dari teman saya itu, saya langsung bersemangat lho menghabiskan hari saya meski harus dikampus mulai dari jam 4.30 pagi sampai jam 6 sore.

🙂

7 thoughts on “FOOT PRINT

  1. evelyn pratiwi yusuf says:

    Buat Ria, aku baik2 aja. Di eval ya gitu deh, penuh meguras tenaga.
    Hiks…
    Tapi tetep Dia bersamaku seperti jejak kaki yang pertama, jadi ya tetep semangat.
    Kok bisa aku internetan?
    Ya harus bisa lah, lha wong curi2 waktu biar nggak stress.🙂

  2. madi says:

    maaf bu.. boleh kenal, gabung ato apa istilahnya ga? Kebetulan iseng buka2 intrnet lwt hp kok ketmu forum, blog, site ato apa jg ini istilahnya.. aq ga bgtu paham tp suka jg baca artikel2nya..!

    selamat ya… Ya selamat apa aja… slm knl jg buat semuanya. Damai Selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s