Journal RD ke Malaysia Part 1

 

MY MEAL AT PLANE

 It’s my meal at airplane, but i didn’t like it, lamb meat!

Rabu, 6 Juni 2007.

Bandara Juanda, 9.30 WIB

:: Pagi-pagi aku terpaksa bangun jam 6 pagi untuk prepare segalanya dan cepet2 ke airport soalnya takut ketinggalan pesawat. Tiba disana aku kumpul dengan para rombongan yang akan pergi ke Malaysia. Astaga Paspor ku tidak ada!!!! Sempet pusing gara2 itu. Papaku marah-marah dengan sales LG ( aku berlibur karena dapet gratisan liburan dari LG Elektronic Indonesia ). Ehhh.. ternyata Pasporku ketinggalan di kantornya LG!! Mati aku, padahal pesawat sudah mau boarding pukul 10.40. Untung saja sales LG yang ada dikantor segera ke bandara untuk mengantar Pasporku itu. tapi tetap saja hatiku tidak karuan, masalahnya koperku sudah terlanjur masuk bagasi. Kalau misalnya pasporku belum datang sebelum gate pesawat ditutup yang jadi berlibur adalah koperku bukan aku!!!

eng…ing…eng… Pasporku tiba dengan tepat waktu… Hanya aku yang tersisa diluar bandara dengan sales LG. Setelah paspor kupegang lari deh diriku menuju gate untung keberangkatan ke Malaysia naik Malaysia Airways….

Masih hari yang sama.

Di pesawat malaysia Airways MH 870.

:: Dudukku di kursi nomor 10 C. Deket jendela, jadi enak bisa liat2 awan.. Aku suka banget liat awan sambil merenung membayangkan mungkin surga tenangnya seperti ini kali ya hehehehehe…. Disebelahku ibu-ibu dari Makasar..Dia tidak bicara padaku jadi kuputuskan untuk membaca koran The Sun ( bahasa inggris, pdahal Inggrisku kacau ). Di cover depan ada berita tentang Mahasiswa Trisakti yang turun kejalan bagi-bagi sesuatu. aku langsung berpikir, Lho ini korang Malay atau Indo ya? Aneh…

Lapar…lapar… dan lapar..

” excuse me miss, you want to eat lamb or chiken?” senyum pramugari itu manis banget.

Akhirnya makan time tiba, aku pilih yang Lamb, aku pikir rasanya bakalan kayak daging sapi.. eh ternyata wuuuuueeeeekkkkkk.. nggak enak banget. Pertama kali nyoba daging Lamb aku langusung mau muntah….Rasanya berlemak sekali dan ihh i can’t expleain about it. Berantakan deh makan siang dipesawat… Makan siang tidak berjalan dengan lancar layaknya mobil kekurangan bensin aku lemas mau mogok rasanya… kuputuskan untuk mampir kepom bensin dulu alias tidur….🙂

Welcome To Malaysia…

Masih hari yang sama.

KLIA ( Kuala Lumpur International Airport ), pukul 15.00 waktu KL

A cute princess is coming..

Akhirnya sampai juga di Malay, melihat bandara internasioanl yang segini besar dibandingin Juanda aku excited banget… bersih pula…waw… Indonesia masalah kebersihan dan kebesaran bandaranya kalah jauh…… banget.

Genting, tunggu aku ya.. aku kan kesana dan main sepuasnya….

Mau tahu bagaimana nasibku di Genting? Bisa dibilang one stop entertainment gitu deh. Ada Casino, ada 5 hotel besar dengan beribu2 kamar, ada taman bermain yang indoor dan outdoor..Pokoknya asik deh..

Tunggu postingan selanjutnya yachh…

Foto menyusul ya RD Lover…Soalnya belum sempet buat ngompress fotonya..:)

9 thoughts on “Journal RD ke Malaysia Part 1

  1. mikearmand says:

    Oalah gratisan toh ?
    Mangkakno kok mbelani mbolos kuliah pikirku kamu kemakan iklan “Malaysia truly Asia”

    BTW, today my language is very Suroboyoan
    Sorry, for the inconvenience

  2. evelyn pratiwi yusuf says:

    Aku ke Malay dapet gratisan dari LG electronic Indonesia.
    Itu karena papa aku distributor tunggal di Sumenep Madura.
    Jadi rewardnya adalah berlibur…
    Kepengen yach…

    Bukannya kepincut ama iklan2 Malaysia yang terpasang besar 2 di sudut2 kota.

  3. mikearmand says:

    Tapi emang Malaysia bagus ? Aku males aja soalnya suami tanteku orang Malay jd kalo ke sini mesti bangga2in Malaysia jadi males ya toh.

    Padahal kenyataannya :
    – Bersihnya masih bersihan Malaysia.
    – Macetnya masih macetan Indonesia.
    – Walaupun Malaysia negara Islam yg konservatif tapi toh Indonesia lebih membara.
    – Pemerintahannya masih lebih baik Malaysia.

    Kesimpulannya :
    Malaysia emang truly asia (sad but true)

  4. evelyn pratiwi yusuf says:

    Mike, aku cuman bisa bilang bagus untuk KL aja, tapi provinsi yang lainnya bagus kok. Terutama bangunannya serta kebersihannya yang emang bener2 bersih nggak kayak di Indo.
    Pada kenyataannya memang:
    :: Malay lebih bersih… nggak pernah aku lihat sampah berserakan dijalan raya.. ( aku sampai sering2 lihat waktu di Bis. Bukannya lihat bagunan malah ngecek jalan raya🙂 )
    :: Macetnya masih macetan Indo
    Ya iyalah penduduk Surabaya dibandingin KL sendiri masih banyakan Surabaya, jadi ya otomatis masih macetan SBY.
    :: Malaysia negara Islam yang konservatif tapi Indo memang lebih membara.
    100% benar.
    :: Pemerintahannya masih lebih baik Malay
    Ya iyalah orang hukum yang berlaku adalah hukum mati. jelas duong kalau banyak yang takut untuk korupsi. Sekali ketauan korupsi bukannya nikmatin itu uang tapi malah dibawa kepintu kematian.. Ngeri kan…

    Nah makanya ntar coba holiday ke Malay jangan ke Singapura aja..
    Because Malaysia emang Truly Asia.:) ( lho kok promosi )

  5. riawibisono says:

    tapi aku gak suka toilet malay…. pernah tau gak Evelyn? kloset jongkok di sana itu cuma lubang kecil dan dalam di tengah2 toilet, serem pokoknya. mendingan di indo. dan malay nggak sebersih itu lah. ada daerah2 tertentu yang lumayan kumuh kok. menurutku secara overall kok hampir sama dengan Indo ya….

  6. Jennie says:

    I’ve been to Genting Highland. Cool place. Cool picture, sister. I’m so happy for you. Keep smiling and enjoy your future trips. Malaysia is a great country, indeed.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s