KEKERASAN IPDN

Kekerasan di IPDN kembali muncul dan cukup membuat heboh media massa di Indonesia belakangan ini. Sudah 3 hari saya memantau televisi ( Metro TV ) dan koran berita tentang IPDN tak kunjung mereda.

Kematian Cliff Muntu mahasiswa Praja IPDN membuat aib IPDN yang selama ini berhasil ditutupi baik sengaja maupun tidak akhirnya terkuak juga. Seperti pepatah mengatakan ” Ikan yang bau busuk kalau kau tutup seperti apapun juga pasti akan bau juga.” Nasib yang sama yang dirasakan sekarang oleh IPDN.

Hari ini sekitar pukul 6.00 sore WIB, saya melihat tayangan video amatir yang dikirim oleh seseorang kepada Metro TV mengenai kekerasan yang dilakukan di IPDN tahun 2003 silam. Saya melihat tayangan itu. Dan saya mengecam keras dan sabagai mahasiswa saya menghendaki agar kematian Cliff Muntu segera diusut sampai tuntas serta dibubarkannya IPDN.

Saya begitu marah melihat video amatir tersebut, mungkin anda juga demikian. Sayang saya mencoba untuk mencari di metro.com tidak ada. Tapi saya akan coba deskripsikan apa yang saya lihat tadi sore.

Pada awal tayangan para pelajar dipukul tepat didada mereka oleh seseorang yang memakai baju putih ( tidak dijelaskan identitas orang tersebut senior, pembina atau siapa). Jadi orang tersebut memukul mahasiswa yang sedang antri untuk dipukul. Mahasiswa yang dipukul cukup banyak dan semuanya pasti mendapatkan pukulan. Dan nampak jelas di video tersebut rasa kesakitan mereka yang mereka tahan. Ditayangan berikutnya para mahasiswa berseragam layaknya pegawai negri itu berbaris rapi layaknya saat apel pagi. Lagi-lagi beberapa orang berbaju putih muncul dan memukuli para mahasiswa yang jumlahnya mungkin ratusan. Mereka dipukul, ditendang dan semua orang mendapatkan satu persatu. Bagi yang sudah dipukul dan ditendang mereka membuat barisan baru dan dipukul serta ditendang lagi berkali-kali dengan orang yang berbeda sampai malam. Rasa sakit yang mereka tunjukkan tidak dilihat lagi bagi yang menganiaya. Mereka sampai memengang bagian yang baru saja dipukul dan ditendang dengan nafas terengah-engah. ( sampai menangis saya melihatnya karena kasian dan ngeri ).

Kengerian dan rasa marah yang luar biasa muncul di diriku. Astaga begitukan kurikulum pendidikan universitas negri yang mendidik calon-calon pegawai negri yang seharusnya mengayomi masyarakat? Sangat ironi sekali jika anda sendiri melihat video itu. Semoga video itu terus diputar di Metro TV dengan harapan banyak pihak yang mendukung agar IPDN dibubarkan saja.

Manusia yang berakhlak serta berbudi pekerti luhur tidak lah lagi menjadi mahkluk paling tinggi derajatnya yang diciptakan Tuhan daripada mahkluk hidup lainnya. Tapi di video tersebut tercermin bahwa mereka tak berbeda daripada hewan yang siap dipotong untuk dijadikan korban. Ironi sekali.. dan menyedihkan…

9 thoughts on “KEKERASAN IPDN

  1. AdhiRock says:

    First of all, gw ucapin makasih dah mau mampir di http://www.adhirock.com, meski cuman numpang lewat.. mudah2an next day bisa numpang ngasih commant.

    well, it;s kind of crime university than government univeristy. bukan hanya pelaku kekrasan saja yang musti di hukum tapi juga rektor-nya, dosennya dan semua penanggung jawab kegiatan.

    saya pkikr rektor menutup mata atau pura2 bego tentang kekerasan di IPDN, lihat saja semua tindak kekerasan dilakukan ditempat terbuka dan kolektif lagi.

    bubarkan! bakar! halah… heroik bgt gw ya,

  2. michael_armand says:

    Nothing good ever comes from violence. Violence will just create another violence. Those damn people, why they never learn ????

  3. telmark says:

    JK aja, sebagai wapres ditipuin juga. apalagi ? BUBARKAN !
    kalau anda mendukung pembubaran tsb, pasang banner dukungannya dong. (banner petisi utk Pembubaran ipdn dari para blogger). salam kenal. thanks.

  4. nu-rul says:

    bubarin aja…..nagapain juga pemerintah ngeluarin dana bagi orang-orang yang di didik kayak gitu.terlalu boros, mendingan dana tersebut digunakan untuk membantu oarang-orang miskin yang gak mendapatkan perhatian dari pemerintah….lagian ngapain juga yang bersekolah di IPDN harus di gaji, mereka rata-rata anak-anak penjabat.

  5. ucok says:

    jangan terlalau picik untuk melihat jelek ipdn.mereka itu mungkin hanya korban dari sebuah sistem yang salah.katanya mereka sekarang tengah berbenah diri,kita lihat saja hasilnya.bagaimanapun aset negara yang ada disana jangan sampai disia-siakan.jangan terlalu terbakar emosi.bayangkan saja jika anda jadi mereka.jadi cobalah untuk berjiwa lapang dada sekarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s