I Hate Kerja, but Why i Have to?

Banyak yang bilang ” buat apa kamu kerja seperti itu? memalukan papamu saja!”, jika saat kerja aku bertemu saudara sepupu atau teman dekat papa bahkan teman-teman kampus. Untuk pertama kalinya memang aku malu, tapi aku pikir lagi, buat apa aku malu? Aku tidak mencuri dan membunuh! Aku hanya seorang penjaga toko pohon natal! Tugasku hanyalah merayu pembeli yang lewat didepan tokoku yang terletak di Pasar Atom Surabaya dan menjual pohon natal. Orang tuaku juga tidak keberatan aku bekerja seperti itu. Bahkan mereka bilang kalau sudah seharusnya aku melatih mental dengan bekerja meski penghasilan tidak setinggi uang jajan.
Memang capek ya bekerja mulai jam 10.00 wib-17.30 wib dan sepanjang hari harus berdiri didepan toko. Belum lagi waktu pulang hujan menyambut dengan senyuman yang dingin dan mengiringi pulang dengan ditemani kemacetan dan kedinginan. Tapi ya itulah kerja! I Hate kerja, but why i have to? Karena inilah waktunya aku mandiri dan harus lepas dari menetek di susu papa! Ini baru pekerjaan awalku, aku sudah ngomel dan menggerutu setengah mati! Bayangin saja jika suatu saat aku bekerja di media yang selama ini aku inginkan sebut saja Trans Tv, aduh pasti lebih berat ya!
Tapi memang apa yang aku rasakan saat pertama kali mendapatkan pekerjaan, pasti dirasakan juga oleh RD Lovers yang lainnya ya? Itu wajar lho, justru aku bilang itu bumbu hidup! Meski pernah di sindir karena naik sepeda motor ke tempat kerja, atau di marahin karena kerjaku cuman bisa duduk saja, meski kenyataannya tidak begitu, justru disanalah asiknya. Banyak hal aku dapat dari pekerjaan pertamaku.Aku lebih tahu siapa lawan dan kawan. Aku lebih tahu bahwa semua orang pasti ingin dipuji dan mendapatkan reward oleh sang majikan dengan cara merebut “pasien” orang. Yang terpenting adalah aku lebih menghargai uang. Aku sekarang sadar, kenapa papa selalu ngomel saat aku mau membeli baju yang harganya ratusan. Saat aku mau membeli barang yang nggak penting tapi aku anggap lucu! Aku sadar kenapa papa begitu. Awalnya aku berpikir bahwa papa adalah orang yang pelit, tapi sekarang aku berpikir lain. Papa begitu karena memang uang itu susah di cari dan butuh perjuangan keras dan beban mental juga kadang-kadang. Ya… sudahlah.. sekarang aku sudah kerja. I hate kerja, but why i have to? Because i have to and i’m fine about that!



ah gua mah salut banget sama kamu yang mau bersusah-susah walau dalam hidup berkecukupan.
bravo red devil!
Sungguh nikmat bisa membeli sesuatu dari hasil keringat sendiri. Dan tentunya kita jdi lebih menghargai jerih payah ortu..
wah promosi terselubung
jual pohon -> mengurangi pohon -> global warming!!!
naik sepeda motor -> keluar asap motor -> gas rumah kaca -> global warming !!!
hehehe ^^)
Wow umur 21 dah giat bekerja, way the go girl!!!
Salut sama u & ortu u yg supportive! Have a verry Merry Christmas ^^
Keep on good job !!!
Semoga terwujud kerja di Trans TV-nya ….
udh 7thn ini kerja..I still hate it yet I love it and u right..we have too..huhuhu..
kalo lg benci kerjaan, inget ajah gaji akhir bulan. pasti lupa
*tips ini sering saya praktekkan
Jangan lupa, seteleh gajian nraktir saya ya.
bikin Kaleidoskop-Blog™ yuk… Liat contohnya di
http://alief.wordpress.com/
sukses deh kerjanya
@Herru:
Ya sekalian bisa ngetes sampai dimana aku bisa melaju.
@Jie:
Iya, tapi kalau gaji dah dapey pasti aku cemplungin ke Niaga.
@Anang:
Maksud loe?
@Khim:
Waduh pemikiran anda luar biasa. Pohon ini bukan idup tapi pohon plastik.
@Ivan:
Merry Christmas juga.
@Just Fenty:
Amin….
@Stey:
Kalau nggak kerja gimana mau hidup? So we have to!
@Rezco:
Betul. itu saat yang kutunggu-tunggu
@Paman Tyo:
Ok, tapi gimana caranya?
@Alif:
Sudah liat, nicely…
@Arul:
OK! Sukses juga skripsinya.
Hebat euy ….
eh, ‘jualan’ itu pekerjaan yg menarik. dg ketemu macem2 orang tiap hari, kamu jadi bisa ngamati macem2 perilaku orang. beberapa pasti bersikap menyakitkan, tapi dari situ nanti kamu bisa belajar banyak ilmu sosial. pelajaran macem gitu itu yg aku nilai tinggi dari pekerjaan ‘jualan’. kalo kemudian dikasih honor atas hasil transaksi penjualan, it’s just a bonus.
Sebagai sesama 21-ers and also a girl…! Just wanna say, Salute for you !!!
^_^
Yah, apa-apa dimulai dari yang kecil dulu en belajar untuk humble ourselves… And I like to know that you’re one of that many humble people that I know… (even only from the net, haha)
Oooo… Mo kerja di Trans TV ?
Interest with broadcast ? Ato ?
Magang aja dulu @ my workplace, broadcasting juga kok…
Details contact me aja if you interest… ^_^
You go girl, rock you own world…
Bless you !
And Merry Christmas to you… !
Just go ahead. Yg penting kerjamu halal. Bekerja dr bawah itu bagus untuk melatih mental supaya tidak gengsian, melawan konsumerisme, dan merasakan apa yg dirasakan orang ketika berada di level awal. So, kelak kalo kamu jadi bos (Amin….), kamu bisa bersikap bijak terhadap bawahan karena pernah merasakan apa yang mereka rasakan saat itu. Sekedar sharing, waktu magang dulu aku pernah dapat bos yg kurang disukai bawahan, kenapa? Karena dia tidak bisa memahami bawahannya. Dia kerja langsung di level atas, jadi nggak ngerti rasanya ada di bawah. That’s why aku juga bersyukur pernah ngalamin kerja di level awal…..
hehe… kita sesama pekerja usia 21 di kota surabaya yg panas tapi akhi2 ni sering disambar gledek. sama pulak nggak mau ngeberatin orangtua, makanya aku nekat merantau jauh kemari…
yes I agree with u sis, pembelajaran hidup didapat juga dari kerja. semacam lab sosial juga.
merry christmas to u…
iye bener hidup adaah lab sosial — test and error– can you survive ? hohoho jadi teringat pandangan mata mereka yg ngak akan percaya kalau tiba-tiba berhenti kerja dan memulai bisnis sendiri
ah jadi curhat!
yeee ditunggu posting yg baru euy! soon!
wew.. semanggad ya!
tadi waktu awal baca kirain mo cerita magang kedua-mu..
ada orang bilang kalau mau jadi pengusaha harus jadi karyawan dulu, dihayati nich lyn?
wah salut deh.. masih muda udah giat kerja, gak kaya kebanyakan anak yang maunya enak-enakan dan minta-minta mulu.. good job!
Salut. Salut banget. Iya bener.. u dont have to shy.. kita gak mencuri… kita nyari kerja secara halal… salut. Kadang2 kita rela bekerja.. sbg penjaga toko lah… penjual koran… sales mesin potocopy atau lainnya… bukan krn gaji tapi look for an experience dan melatih mental endurance.
Two thumbs Up for U
nice … jadi ini dibalik semuanya ??
huahahahahaha … smangat ya, py!!
sesama pekerja nih critanya !!
hv a happy christmas, eve…
Nice banget deh.. seneng baca cerita kamu ini.. hehehe.. Inget, orang yang berjiwa besar, akan mempunyai masa depan yg besar pula..
@Fahmi:
Aku ketemu berbagai karakter orang. Mulai dari orang yang sukanya cari muka ampe yang don’t care barang dagangannya laku apa nggak, yang penting dia masuk dan sok sibuk bekerja.
@Indegal:
Aku memang tertarik magang di Trans Tv, apalagi aku anak komunikasi. Ya ntar aku contact kamu deh di tempatmu. BTW thanks for offering me tempat magang.
@Ria:
Jadi nggak nyesel aku kerja di sini, dapet semua pelajaran beharga dalam hidup.
Ya gitu deh… aku tau kok gimana caranya jadi bawahan. Aku juga tau gimana caranya jadi atasan, soalnya kan aku punya banyak pegawai. Ternyata dua duanya susah ya?
@Ele:
Salut deh dengan kenkatanmu
@uwiuw:
Kalau berhenti kerja trus bikin usaha sendiri, pasti pandangan mereka jadi tambah negative deh! Dipikirnya musuh dalam selimut
@Koecing:
Ketipu ya…
Judulku memang tricky.
@Nico:
Iya pasti akan aku hayati
@Jimmy:
Kalau minta trus kapan belajarnya?
@photo:
Kurang aku nggak mau dua jempol, tapi maunya empat
@Poce:
Dibalik ceritanya apaan?
@titiw:
Amin!
Yang penting kan pengalamannya, ga penting berapa dapet berapanya, anggep aja gaji cuman bonus (sedikite menghibur diri karena bayaran asdos yg ‘lumayan sedikit’ hehehe)
ada beberapa temen g yang enggak bisa kerja ma orang, karena bonyoknya punya usaha sendiri. Mungkin udah keenakan kerja ngurusin usaha bonyok, bisa langsung jadi bos, jadi ga bisa yang namanya terima di suruh2 orang, di maki2 orang , dll hahaha
kerja itu banyak pengalaman, kita harus bersosialisasi, mengahadapi orang denagn bermacam ragam dan sifat, tentunya ada yang kita suka dan kita enggak suka, ada kesel, ada senang, dll hidup rasanya pernuh dengan warna warni hahahaa
kerja , usaha, dan jenis pendapatan lainnya, jangan diniati, diinginin sebuah materi berupa uang,.. soalnya itu akan menyengsarakan. liat aja para anggota DPR, mereka jadi itu karena uang, jadi seberapa pun mereka merasa kurang.
untuk itu, niatilah, hidupkan dalam ingatanmu itu semua hanya untuk belajar, udah itu belajar aja titik. kalau kita niati belajar, walau kita bangrut, untung, rugi, PHK, dan lainnya, semua itu gak terasa, soalnya dalam diri kita gak berharap penuh terhadap harta,atau uang itu.
jadi konstruksi berpikir kita harus ditanami pola pikir yang baguss.
agar hati, pikiran gak amburadul. oke…. mampir juga ke gubugku.
http://212baca.wordpress.com/2008/07/13/pengajaran-sinergis/